Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel. Enam korban ditemukan meninggal dunia.
"Tim melaporkan ditemukan saat ini sampai (pukul) 10.46 Wita, ada 6 mayat," kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, di Posko Operasi SAR gabungan, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Pangkep kamis ( 22/1/2026)
Dody menjelaskan bahwa lokasi penemuan jenazah korban tersebar dan berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi penemuan sebelumnya.
"Lokasinya tersebar di putaran radius 50 meter dari yang ditemukan pertama," ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa tim masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan korban. Enam jenazah yang ditemukan dijadwalkan untuk dievakuasi hari ini.
"Selanjutnya yang 6 jenazah ditemukan ini sudah kita rencanakan pengambilan," ujarnya.
Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan dua jenazah, masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, yang telah berhasil diidentifikasi. Identitas jenazah perempuan tersebut lebih dahulu diumumkan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.
Jenazah perempuan tersebut sebelumnya ditemukan di jurang sedalam 500 meter di kawasan puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Senin (19/1). Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban teridentifikasi sebagai seorang pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono (33).
"Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono," ungkap Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris saat konferensi pers di Posko DVI Polda Sulsel, Rabu (21/1).
Sementara itu, jenazah laki-laki sebelumnya dievakuasi dari jurang sedalam 200 meter di sekitar puncak Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1). Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Deden Maulana yang merupakan pegawai KKP.
Tim DVI belum menyampaikan secara resmi hasil identifikasi jenazah. Namun, identitas korban diketahui setelah pihak keluarga menerima peti jenazah atas nama Deden di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan pada Rabu malam (21/1).
Tim SAR berhasil menemukan jenazah korban ketiga dari pesawat ATR 42-500 pada Rabu (21/1) sekitar pukul 12.30 WITA. Jenazah yang dievakuasi merupakan potongan tubuh, sehingga jenis kelaminnya belum dapat dipastikan.
"Informasi yang saya dapat lebih condong itu berupa body part (potongan tubuh)," ujarnya.

Posting Komentar